KAMUS PUBLIC RELATIONS (PR) – M

Jika Anda mencari istilah-istilah berawalan huruf M yang terkait di bidang PR, advertising, dan media, maka akan banyak bermunculan. Di artikel ini, SEQARA Communications menampilkan sebagian dari istilah yang telah terkumpul, berikut di antaranya:
Mainstream: 1) arus yang paling populer dan/atau umum dari sesuatu, misalnya seni, politik, dan sebagainya; 2) konsep bersyarat untuk deskripsi aliran moderat-progresif, yang menggabungkan unsur-unsur gaya tradisional dan modern.
Macro-Influencer: Seorang influencer dengan jumlah pengikut yang lebih besar, biasanya berkisar antara 100.000 hingga jutaan pengikut, yang dikenal karena daya tarik dan jangkauan yang lebih luas di berbagai demografi atau minat.
Managing Editor: Editor senior yang bertanggung jawab untuk mengoordinasikan dan mengawasi operasional editorial sehari-hari suatu publikasi, mengelola staf, menugaskan artikel, dan memastikan publikasi tepat waktu.
Manufacturing PR: Membentuk identitas, persepsi, dan narasi dari setiap perusahaan yang beroperasi di bidang manufaktur.
MapReduce: Model pemrograman basis data dan implementasi terkait untuk memproses dan menghasilkan kumpulan data besar di mana pengguna menentukan fungsi peta untuk memproses pasangan kunci/nilai guna menghasilkan serangkaian pasangan kunci/nilai perantara, dan fungsi reduksi yang menggabungkan data yang terkait dengan kunci perantara yang sama.
Marketing: Fungsi manajemen yang mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan manusia, menawarkan produk dan layanan untuk memenuhi permintaan tersebut, dan memfasilitasi transaksi yang menyediakan produk dan layanan sebagai imbalan atas sesuatu yang bernilai bagi penyedia.
Marketing Communications: Kombinasi aktivitas yang dirancang untuk menjual produk, layanan, atau ide. Aktivitas-aktivitas ini dirancang untuk menjaga konsistensi pesan merek di seluruh saluran komunikasi tradisional dan non-tradisional. Saluran-saluran tersebut meliputi iklan, bahan promosi, komunikasi interaktif, humas, promosi, surat langsung, pameran dagang, dan acara khusus. Terkadang disebut sebagai “komunikasi pemasaran terpadu.”
Market Mix Model: Sebuah model canggih yang mengan analyzing semua bagian dari program pemasaran untuk menentukan sebab dan akibat dari berbagai sarana komunikasi spesifik terhadap program secara keseluruhan.
Market Research: Setiap studi sistematis tentang tren pasar, dampak pasar dari masuknya pemain baru dan inovasi, atau studi tentang model penetapan harga dan dampak persaingan terhadap perilaku pembelian. Tujuannya adalah untuk membantu bisnis membuat keputusan strategis yang lebih baik mengenai produk, harga, promosi, dan distribusi, serta untuk memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan.
Masthead: Bagian surat kabar yang mencantumkan daftar staf penerbitan, termasuk editor, wartawan, dan fotografer.
Mat Release: Artikel atau fitur yang siap diterbitkan yang disediakan untuk surat kabar atau media lainnya dalam format standar, biasanya disertai dengan gambar atau ilustrasi yang relevan.
Mean: Statistik deskriptif tendensi sentral yang menggambarkan “rata-rata” dari serangkaian angka pada suatu kontinum; juga disebut “rata-rata;” proses penerapan angka atau metrik yang tepat, yang valid dan reliabel, untuk mengevaluasi kinerja tertentu.
Measurement: Suatu cara untuk memberikan dimensi yang tepat pada suatu aktivitas, umumnya dengan membandingkannya dengan suatu standar tertentu; biasanya dilakukan dengan cara yang dapat diukur atau numerik.
Measurement Bias: Kegagalan mengendalikan dampak pengumpulan dan pengukuran data, misalnya kecenderungan orang untuk memberikan jawaban yang diinginkan secara sosial.
Measurement Error: Jumlah kesalahan yang ditemukan dalam suatu kampanye penelitian; dalam survei, ini adalah jumlah kesalahan dalam respons individual; istilah yang menyatakan jumlah keraguan yang mungkin diterima oleh seorang peneliti dalam hal temuan.
Measurement Reliability: Sejauh mana skala pengukuran mengukur hal yang sama dari waktu ke waktu; pelaporan statistik tentang seberapa andal suatu pengukuran.
Measurement Validity: Sejauh mana skala pengukuran benar-benar mengukur apa yang diyakininya untuk diukur.
Media: Termasuk surat kabar, majalah bisnis dan konsumen serta penerbitan lainnya, radio dan televisi, Internet; laporan perusahaan, berita utama, laporan dan brosur pemerintah; situs web Internet dan grup diskusi.
Media Accreditation: Proses pemberian pengakuan resmi kepada jurnalis atau perwakilan media, dengan memberikan akses ke area atau acara yang dibatasi.
Media Advisory Board: Sebuah kelompok ahli eksternal, profesional industri, atau influencer yang memberikan panduan, saran, dan masukan terkait strategi hubungan media, pesan, dan kegiatan.
Media Advisory: Pengumuman atau pemberitahuan singkat dan terarah yang dikirimkan kepada media, berisi informasi penting tentang acara mendatang, konferensi pers, atau peluang liputan. Tujuannya adalah untuk menarik minat, mendorong kehadiran media, dan memastikan kesadaran yang luas.
Media Alert: Sebuah pemberitahuan singkat atau pengumuman yang dikirimkan kepada media untuk memberitahukan mereka tentang suatu peristiwa atau perkembangan yang layak diberitakan guna mendapatkan liputan media atau kehadiran.
Media Amplification: Proses memperluas jangkauan dan dampak liputan media yang diperoleh melalui upaya promosi tambahan, seperti membagikan liputan tersebut di platform media sosial atau menggunakannya kembali untuk saluran pemasaran lainnya.
Media Analysis: Sebuah kajian yang cermat, sekaligus kompleks, terhadap liputan media, termasuk metode analisis konten kualitatif dan kuantitatif, ditambah analisis pakar berdasarkan kesimpulan dan komentar dari analis senior. Analisis media membantu melengkapi dan mensistematisasikan informasi yang diperoleh melalui pemantauan media.
Media Bias: Perasaan bahwa media massa atau jurnalis menunjukkan keberpihakan atau prasangka terhadap suatu ideologi politik, kelompok, atau pandangan tertentu.
Media Blackout: Pembatasan sengaja atau ketidakhadiran liputan media terhadap suatu peristiwa tertentu, yang sering kali diberlakukan oleh pihak berwenang atau organisasi dengan alasan keamanan atau privasi.
Media Briefing: Pertemuan formal atau informal dengan anggota media untuk memberikan mereka pembaruan, informasi, atau pernyataan mengenai isu atau peristiwa tertentu.
Media Buzz: Tingkat kegembiraan, minat, atau perhatian yang dihasilkan oleh liputan media, sering kali menunjukkan kesuksesan suatu kampanye humas atau dampak dari suatu merek atau acara.
Media Coverage: Jangkauan dan cara media massa memberitakan suatu peristiwa, isu, atau organisasi tertentu.
Media Coverage Analysis: Penilaian dan evaluasi sistematis terhadap liputan media untuk mengukur kualitas, nada, dan dampak dari berita yang berkaitan dengan suatu organisasi atau isu.
Media Crisis Plan: Strategi komunikasi media krisis, yang juga dikenal sebagai rencana komunikasi krisis, adalah rencana dan protokol terperinci yang dikembangkan oleh suatu organisasi untuk mengelola interaksi media selama krisis atau pemberitaan negatif. Strategi ini memastikan pesan yang konsisten, memitigasi risiko reputasi, dan memfasilitasi komunikasi yang jelas dengan publik dan media.
Media Darling: Seseorang, organisasi, atau produk yang menerima perhatian media yang besar dan positif secara konsisten, sering dipandang positif dan dicari oleh jurnalis untuk diliput.
Media Database: Kumpulan informasi kontak terpusat untuk jurnalis, reporter, editor, dan outlet media, yang digunakan untuk penjangkauan media dan distribusi materi pers seperti Cision, Muck Rack, dan Critical Mention.
Media Days: Hari khusus untuk media mengacu pada acara yang diselenggarakan oleh sebuah brand dengan mengundang jurnalis, blogger, dan influencer untuk melihat koleksi atau produk baru secara eksklusif sebelum diluncurkan ke publik.
Media Embargo Lift: Tanggal dan waktu pencabutan embargo media adalah saat di mana berita yang sebelumnya dibatasi dapat dipublikasikan di berbagai media dan saluran.
Media Engagement Strategy: Rencana strategis yang menguraikan pendekatan dan taktik untuk terlibat secara aktif dengan media, termasuk menjalin hubungan, memberikan komentar ahli, dan berpartisipasi dalam wawancara atau acara media.
Media Engagement: Tingkat interaksi dan keterlibatan antara suatu merek atau organisasi dengan media, termasuk tanggapan terhadap pertanyaan, wawancara, dan partisipasi aktif dalam diskusi media.
Media Etiquette: Aturan dan pedoman tidak tertulis yang mengatur perilaku dan tata krama profesional saat berinteraksi dengan media, termasuk ketanggapan, kejujuran, dan rasa hormat.
Media Evaluations: Penilaian sistematis terhadap reputasi, produk, atau layanan suatu perusahaan, atau pesaingnya, sebagaimana tercermin dalam kehadiran mereka di media.
Media Exposure: Visibilitas dan jangkauan yang diperoleh melalui liputan media, yang menunjukkan jumlah orang yang mungkin telah terpapar merek atau pesan tersebut.
Media Exposure Analysis: Pemeriksaan dan penilaian terhadap jangkauan, dampak, dan sentimen dari liputan media yang diperoleh untuk memahami efektivitasnya dalam menjangkau audiens target dan membentuk persepsi publik.
Media Exposure Index: Sebuah pengukuran atau indeks yang mengkuantifikasi tingkat visibilitas dan jangkauan keseluruhan dari sebuah merek atau organisasi melalui liputan media yang diperoleh, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tayangan media, jangkauan, dan frekuensi.
Media Feature Placement: Penempatan suatu merek atau organisasi pada posisi yang menonjol dan menguntungkan dalam sebuah media, seperti ditampilkan di halaman depan surat kabar atau sebagai berita utama dalam segmen berita TV.
Media Gatekeeper: Seseorang atau entitas yang mengendalikan atau memengaruhi aliran informasi ke media, seperti editor, produser, atau direktur berita.
Media Hit: Munculnya nama, merek, atau topik yang Anda bahas dalam media massa seperti artikel, acara TV, atau posting-an media sosial. (Namun istilah yang lebih sering dipakai adalah Media Coverage.)
Media Hound: Sebuah istilah percakapan untuk menggambarkan seseorang, biasanya jurnalis atau reporter, yang antusias atau gigih dalam mengejar berita atau laporan eksklusif.
Media Impressions: Jumlah total potensi tayangan atau paparan yang dihasilkan oleh liputan media, dihitung berdasarkan ukuran audiens atau sirkulasi dari media tersebut.
Media Inquiry: Permintaan atau pertanyaan dari anggota media yang mencari informasi, komentar, atau wawancara tentang topik atau acara tertentu.
Media Interview: Wawancara media adalah dialog antara jurnalis dan juru bicara atau perwakilan organisasi. Tujuannya adalah untuk berbagi informasi, memberikan wawasan ahli, atau menampilkan organisasi dalam liputan berita, sejalan dengan tujuan komunikasi dan untuk meningkatkan visibilitas.
Media Junket: Sebuah perjalanan atau acara yang diselenggarakan oleh organisasi atau agensi PR, dengan mengundang jurnalis atau reporter untuk hadir meliput acara, biasanya dengan biaya yang telah ditanggung penuh.
Media Kit: Paket informasi yang berisi materi tentang perusahaan, merek, produk, atau layanan (statistik, prestasi, daftar produk dan layanan, kontak, materi visual, dan lain-lain). Memberikan informasi komprehensif kepada jurnalis dan pemangku kepentingan lainnya.
Media Monitoring: Pencarian dan pemilihan materi di media massa (cetak, daring, kantor berita, TV, dan radio) sesuai dengan penanda kunci tertentu (bisa berupa kata, frasa, tema, atau bidang aktivitas) dan kerangka waktu yang Anda tentukan.
Media Landscape: Ini merujuk pada keseluruhan lingkungan dan karakteristik berbagai bentuk media. Pasar atau wilayah yang berbeda memiliki lanskap media yang berbeda.
Media Liaison: Seseorang yang berperan sebagai penghubung antara organisasi dan media, memfasilitasi komunikasi, mengoordinasikan wawancara, serta mengelola permintaan informasi dari media.
Media Mention: Setiap kali merek, produk, atau organisasi disebutkan atau ditampilkan dalam artikel berita, postingan blog, atau konten media lainnya.
Media Monitoring: Pemantauan media adalah praktik melacak dan menganalisis saluran media, termasuk cetak, daring, dan siaran, untuk mengidentifikasi serta mengukur liputan media yang diperoleh. Hal ini membantu organisasi menilai visibilitas, jangkauan audiens, dan dampak dari upaya hubungan masyarakat mereka.
Media Monitoring Report: Dokumen komprehensif yang merangkum dan menganalisis liputan media yang diperoleh oleh sebuah merek atau organisasi dalam periode tertentu, termasuk metrik, analisis sentimen, dan poin-poin penting.
Media Monitoring Tools: Alat pemantauan media, seperti Cision, Muck Rack, Talkwalker, dan TVEyes, untuk melacak dan menganalisis liputan media, termasuk penyebutan organisasi, kata kunci, atau topik. Alat-alat ini memberikan wawasan dan metrik berharga untuk mengukur dampak media, jangkauan audiens, dan sentimen, membantu organisasi menyempurnakan strategi komunikasi mereka.
Media Outreach: Upaya proaktif oleh profesional PR untuk berinteraksi dengan jurnalis, reporter, dan media, mengajukan ide cerita, menyediakan informasi, serta memfasilitasi liputan media.
Media Outreach Campaign: Sebuah upaya strategis dan terkoordinasi untuk secara proaktif berinteraksi dengan jurnalis dan media guna mendapatkan liputan media, yang sering kali melibatkan pendekatan pribadi, siaran pers, dan tindak lanjut.
Media Partnership: Kemitraan media adalah hubungan kolaboratif antara sebuah organisasi dan media. Kedua pihak bekerja sama dalam pembuatan konten, promosi, atau peluang sponsor, dengan tujuan mencapai manfaat bersama seperti peningkatan visibilitas, keterlibatan, dan jangkauan audiens.
Media Pitch: Catatan singkat dan terarah kepada jurnalis atau outlet tertentu yang dengan cepat menjawab tiga hal: mengapa cerita ini penting, mengapa audiens mereka akan peduli, dan mengapa narasumber Anda kredibel.
Media Placement: Keberhasilan memasukkan pesan, cerita, atau iklan dari sebuah merek atau organisasi ke dalam media tertentu, seperti surat kabar, majalah, acara televisi, atau situs web.
Media Relations: Hubungan saling menguntungkan antara publisis atau PR profesional dan jurnalis sebagai syarat untuk menjangkau audiens dengan pesan berita atau fitur yang menarik. Media relations menjadi upaya berkelanjutan untuk membangun kepercayaan dengan jurnalis, editor, dan media agar cerita mendapatkan liputan tanpa harus membayar.
Media Relations Database: Sebuah koleksi terpusat dan terorganisir dari informasi kontak jurnalis dan media untuk keperluan media outreach, distribusi siaran pers, dan manajemen hubungan. Contohnya seperti Cision, Muck Rack, Talkwalker, dan TV Eyes.
Media Relations Metrics: Metrik yang menunjukkan apakah upaya keterlibatan Anda berhasil, yang mencakup impresi dan jangkauan untuk menilai potensi audiens, penempatan berdasarkan tingkat media, serta pangsa suara dibandingkan pesaing.
Media Relations Policy: Satu set pedoman dan prinsip terdokumentasi yang mengatur interaksi organisasi dengan media, yang menjabarkan harapan, prosedur, dan standar untuk keterlibatan media.
Media Relations ROI (Return On Investment): Pengukuran dan penilaian nilai serta dampak dari liputan media yang diperoleh dalam kaitannya dengan sumber daya, upaya, dan investasi yang dialokasikan untuk kegiatan hubungan media.
Media Relations Storytelling: Seni menyusun narasi dan kisah yang menarik yang selaras dengan media dan audiens sasaran, secara efektif menyampaikan pesan utama dan membangkitkan minat terhadap sebuah merek atau organisasi.
Media Relations Strategy: Pendekatan terencana untuk mengelola dan membangun hubungan dengan media, yang menguraikan tujuan, pesan utama, media sasaran, dan taktik untuk mencapai liputan media yang diinginkan.
Media Relations Tracking: Pemantauan dan pelacakan berkelanjutan terhadap liputan media yang diperoleh untuk mencatat penyebutan, melacak tren, dan mengevaluasi efektivitas upaya hubungan media dari waktu ke waktu.
Media Release/Press Release: Sebuah dokumen, biasanya berupa artikel berita, yang disebarkan kepada media untuk mengumumkan atau memberikan informasi tentang suatu acara, produk, atau inisiatif tertentu.
Media Shareability: Tingkat sejauh mana konten media, seperti artikel, video, atau infografis, dibagikan dan disebarluaskan oleh pengguna di platform media sosial atau saluran online lainnya, sehingga meningkatkan visibilitas dan jangkauannya.
Media Spinning: Praktik membentuk atau memanipulasi informasi untuk menyajikan narasi atau sudut pandang tertentu kepada media.
Media Statement: Pernyataan media adalah komunikasi tertulis atau lisan resmi yang dikeluarkan oleh individu, organisasi, atau juru bicara. Pernyataan ini memberikan informasi, menanggapi pertanyaan, atau menyampaikan pesan resmi kepada media dan publik untuk memastikan kejelasan dan konsistensi dalam komunikasi.
Media Tour: Serangkaian kunjungan terkoordinasi ke media atau jurnalis, yang melibatkan pemberian wawancara, berbagi informasi, atau mempromosikan kampanye, produk, atau acara tertentu dengan tujuan menghasilkan liputan dan membangun hubungan dengan media.
Media Training: Pelatihan media mempersiapkan juru bicara untuk berkomunikasi dengan jelas, kredibel, dan tetap pada pesan dalam wawancara di TV, radio, media cetak, dan daring. Pelatihan ini membangun kehadiran di depan kamera melalui pengendalian suara, tempo berbicara, arah pandangan, dan bahasa tubuh, serta melatih respons terhadap pertanyaan sulit, koreksi, dan cara mengatakan “saya tidak tahu” tanpa berspekulasi.
Media Value: Nilai media mengukur nilai moneter dari sebuah kampanye atau tindakan PR melalui metrik yang telah ditetapkan. Nilai media dapat berbeda tergantung pada metrik yang digunakan. Penting untuk disebutkan bahwa nilai media merupakan metode untuk menghitung keberhasilan media yang diperoleh, karena iklan termasuk media berbayar dan saluran media milik sendiri tidak berlaku.
Median: Statistik deskriptif kecenderungan sentral yang menunjukkan titik tengah dalam serangkaian data; titik di atas dan di bawah mana 50 persen nilai data berada.
Mediums: Saluran untuk mengomunikasikan pesan. Pesan dapat berupa tulisan, lisan, atau lainnya. Media dapat berupa fisik atau virtual.
MedTech PR: Kegiatan hubungan masyarakat untuk perusahaan yang mengembangkan, memproduksi, atau memasarkan produk medis, termasuk perangkat atau produk teknologi lain yang terlibat dalam layanan kesehatan. Dapat berfokus pada B2B atau B2C.
Mentions: Keluaran atau hasil yang terdiri dari jumlah kejadian suatu perusahaan, produk, atau orang yang muncul di media, satu penyebutan merupakan penempatan media; jumlah kali tweet, blog, atau keluaran media sosial lainnya dibicarakan oleh pengguna media sosial lainnya.
Message: Sebuah informasi yang dirancang dan dikomunikasikan oleh pengirim dengan tujuan mencapai sasaran tertentu, yang disesuaikan agar sesuai dengan target audiens tertentu.
Message Content: Elemen verbal, visual, dan audio dari sebuah pesan; Model Bauran Pasar—Konten Pesan 19 materi yang menjadi dasar analisis konten; analisis liputan media atas pesan-pesan mengenai klien, produk, atau topik pada isu-isu utama; faktor analisis tren yang mengukur apakah pesan-pesan yang direncanakan benar-benar termuat dalam media, jika ada.
Message Strength: Faktor analisis tren yang mengukur seberapa kuat pesan tentang klien atau produk atau topik dikomunikasikan.
Messaging (Key Messages): Pernyataan singkat dan disusun dengan cermat yang menyampaikan informasi paling penting dan strategis yang ingin dikomunikasikan oleh individu, organisasi, atau merek kepada audiens target mereka secara jelas dan berdampak.
Meta Description: Sebuah meta tag yang digunakan oleh mesin pencari untuk memberikan ringkasan singkat tentang isi halaman web. Bersama dengan tag judul, meta tag muncul di halaman hasil mesin pencari (SERP) untuk memberi tahu pengguna tentang isi tautan dan mendorong mereka untuk mengklik.
Metric: numerik yang dikaitkan dengan penelitian kampanye yang menunjukkan secara statistik apakah sasaran penyerapan dan/atau hasil tercapai; lihat juga: keluaran, penyerapan, tahap penyempurnaan.
Microlearning: Suatu metode penyajian informasi dalam bagian-bagian kecil. Setiap modul berfokus pada topik atau keterampilan tertentu, yang membantu untuk memperoleh dan menerapkan pengetahuan baru dengan cepat.
Micro-Influencer: Pembuat konten dengan audiens yang lebih kecil namun sangat terlibat, biasanya antara 1.000 hingga 100.000 pengikut, yang unggul dalam kepercayaan dan kekhususan dibandingkan jangkauan yang luas di Instagram, TikTok, YouTube, podcast, atau buletin.
Mission: Sebuah misi adalah pernyataan tertulis yang menetapkan tujuan utama dan nilai-nilai inti dari sebuah organisasi. Pernyataan ini secara jelas menjelaskan apa yang dilakukan perusahaan untuk pelanggan dan apa yang diyakininya. Pernyataan ini merupakan alat yang kuat yang membantu mengarahkan tim dalam mencapai tujuan bisnis.
Mode: Statistik deskriptif kecenderungan sentral yang menunjukkan nilai yang paling sering muncul (paling umum) dalam rangkaian data.
Modeling: Suatu pendekatan untuk menunjukkan bagaimana variabel memengaruhi hasil melalui hubungan.
Moderator: Seseorang yang memimpin suatu kelompok fokus; juga dikenal sebagai fasilitator.
Monitoring: Suatu proses di mana data dikumpulkan secara sistematis dan teratur tentang suatu program penelitian dari waktu ke waktu.
Monthly: Mengacu pada kejadian, publikasi, atau peristiwa yang terjadi sekali setiap bulan, biasanya merujuk pada interval rutin selama 30 atau 31 hari.
Moral Courage: Kemampuan seorang profesional hubungan masyarakat untuk bertindak sebagai penasihat etika; keberanian dalam memberi nasihat ketika penilaian tidak populer atau bertentangan dengan keinginan/arahan manajemen.
Moral Objectivity: Kemampuan untuk secara mandiri menimbang perspektif banyak publik yang beragam mengenai suatu isu moral dengan menggunakan rasionalitas objektif seseorang.
Motivational Objective: Tujuan yang menetapkan tingkat perubahan yang diinginkan dalam sikap atau keyakinan spesifik audiens target setelah kampanye hubungan masyarakat.
Multiple Regression: Suatu teknik statistik yang menggunakan beberapa variabel independen untuk memprediksi variabel hasil (variabel dependen).
Multivariate Analysis: Statistik inferensial atau deskriptif yang meneliti hubungan antara tiga variabel atau lebih.
Mult Box: Singkatan dari “multiple boxes”, sebuah perangkat yang digunakan dalam acara media atau konferensi pers untuk mendistribusikan sinyal audio dari satu sumber pusat ke beberapa perangkat perekam atau media, sehingga jurnalis dan penyiar dapat menghubungkan peralatan mereka dan merekam audio berkualitas tinggi.
- Kamus Public Relations (PR) – A
- Kamus Public Relations (PR) – B
- Kamus Public Relations (PR) – C
- Kamus Public Relations (PR) – D
- Kamus Public Relations (PR) – E
- Kamus Public Relations (PR) – F
- Kamus Public Relations (PR) – G
- Kamus Public Relations (PR) – H
- Kamus Public Relations (PR) – I
- Kamus Public Relations (PR) – J
- Kamus Public Relations (PR) – K
- Kamus Public Relations (PR) – L