Kamus Public Relations (PR) – D

Melanjutkan Kamus Public Relations (PR) A, B, dan C sebelumnya, kini SEQARA Communications menampilkan Kamus Public Relations (PR) – D yang berisi istilah atau kata-kata berawalan huruf D yang berkaitan dengan dunia hubungan masyarakat atau public relations, media, dan advertising. Semoga Kamus Public Relations (PR) – D membantu Anda untuk memahami istilah kehumasan. Selamat membaca!
Dark Social: Dark social merujuk pada “bagian yang tidak terlihat” atau tidak dapat diukur dari pembagian konten yang terjadi melalui saluran seperti pesan instan, email, dan pesan teks. Sistem rujukan ini tidak memungkinkan pemasar untuk memahami dari mana asal lalu lintas sebenarnya, karena hal itu hanya akan muncul sebagai “lalu lintas langsung” bagi mereka. Istilah ini diperkenalkan oleh Alexis Madrigal pada tahun 2012, yang menjelaskan bahwa aplikasi pesan instan dan email dapat mempersulit pekerjaan pemasar karena sumber lalu lintas menjadi tidak dapat dilacak. Studi menunjukkan bahwa sekitar 80% berbagi konten di media sosial terjadi melalui dark social.
Data Interval: Data pengukuran yang didefinisikan dalam suatu kontinum dan diasumsikan memiliki jarak yang sama antar titik data.
Data Leak: Transfer informasi rahasia secara ilegal (materi penting untuk berbagai perusahaan atau negara, data pribadi). Transfer ini dapat disengaja atau tidak disengaja. Hilangnya informasi berharga dapat terjadi karena penyalahgunaan aturan dan regulasi kebijakan keamanan. Kegagalan mematuhi aturan penyimpanan dan perlindungan data dapat mengakibatkan kebocoran dan penyebaran data di tempat umum, seperti internet.
Dateline: Sebuah kalimat di awal artikel berita yang menunjukkan lokasi dan tanggal di mana berita tersebut dilaporkan atau terjadinya peristiwa yang dijelaskan dalam artikel tersebut.
Daybook: Jadwal atau kalender acara yang akan datang, konferensi pers, atau kesempatan media, yang memberikan jurnalis daftar acara yang patut diperhatikan pada hari tertentu.
Daypart: Segmen waktu tertentu dalam sehari, sering digunakan dalam perencanaan media dan periklanan untuk menargetkan demografi audiens tertentu pada slot waktu tertentu.
Deadline: Tanggal atau waktu terakhir yang ditetapkan oleh seorang jurnalis atau media untuk pengiriman materi, seperti siaran pers atau proposal artikel, untuk dipertimbangkan atau dimasukkan ke dalam konten mereka yang akan datang.
Deck: Deck adalah presentasi visual atau kumpulan slide yang memberikan gambaran umum tentang suatu kampanye, strategi, atau inisiatif, biasanya mencakup pesan kunci, target audiens, liputan media, dan informasi relevan lainnya.
Deep Background: Informasi yang dibagikan kepada media tanpa menyebutkan sumbernya, sehingga memungkinkan jurnalis untuk menggunakannya guna mengumpulkan informasi lebih lanjut atau memverifikasi fakta.
Degustation (atau Tasting): Jenis kampanye promosi yang paling populer; direkomendasikan untuk peluncuran pasar merek baru atau perluasan bauran produk dalam satu merek.
Demographics: Demografi adalah data statistik yang berkaitan dengan populasi dan kelompok tertentu di dalamnya, seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, tingkat pendidikan, dan lokasi geografis. Memahami demografi dari audiens sasaran sangat penting untuk menyesuaikan pesan PR dan memilih saluran komunikasi yang tepat. Demografi adalah data statistik yang berkaitan dengan populasi dan kelompok tertentu di dalamnya, seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, tingkat pendidikan, dan lokasi geografis. Memahami demografi dari audiens sasaran sangat penting untuk menyesuaikan pesan PR dan memilih saluran komunikasi yang tepat.
Department Editors: Editor yang mengawasi bidang atau bagian tertentu dalam sebuah publikasi, seperti olahraga, hiburan, bisnis, atau gaya hidup.
Department: Sebuah bagian atau kategori tetap dalam sebuah majalah yang membahas topik atau tema tertentu, seperti mode, kesehatan, atau teknologi.
Deskside Briefing: Briefing di meja kerja adalah pertemuan satu lawan satu (baik secara langsung maupun melalui Zoom) yang dilakukan oleh seorang profesional humas dan kliennya dengan seorang jurnalis atau perwakilan media, biasanya di tempat kerja atau kantor mereka, untuk memberikan informasi mendalam, ide cerita, atau akses eksklusif guna mempromosikan cerita atau acara tertentu.
Desk Research: Memperoleh fakta dan informasi dari sumber yang mudah diakses (analisis isi media massa, kerja dengan data statistik, penelitian yang telah selesai, dan lain-lain)
Dewan Pers: Lembaga independen di Indonesia yang dibentuk untuk melindungi kemerdekaan pers dan meningkatkan kehidupan pers nasional sesuai dengan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Lembaga ini berfungsi sebagai pelindung kemerdekaan pers, anggotanya terdiri dari perwakilan wartawan, pimpinan perusahaan pers, dan tokoh masyarakat yang dipilih secara demokratis.
Digest: Kumpulan berita terpilih yang dikumpulkan dalam periode waktu tertentu dan diklasifikasikan berdasarkan kategori, subjek, dan karakteristik lainnya. Format ini efektif untuk pemantauan berkala (harian, mingguan, dan bulanan) yang membantu memantau arus informasi yang sangat besar dan mencegah kehilangan arah.
Digital News Release (Online News Release): Format daring dari siaran pers yang memanfaatkan saluran digital dan elemen multimedia untuk mendistribusikan berita dan informasi kepada jurnalis, influencer/blogger, dan masyarakat umum, seringkali mencakup teks, gambar, video, dan tautan untuk meningkatkan keterlibatan dan interaktivitas.
Digital PR: Penggunaan strategis platform digital, saluran, dan strategi/taktik untuk mengelola dan meningkatkan kehadiran online, reputasi, dan visibilitas individu, organisasi, atau merek, seringkali mencakup aktivitas seperti hubungan media online, kolaborasi dengan influencer, pemasaran konten, dan keterlibatan media sosial.
Digital Rights Management (DRM): Mengacu pada metode kontrol akses yang membatasi penggunaan konten digital untuk melindungi penerbit dan pemegang hak cipta.
DMA (Designated Marketing Area): Sebuah wilayah geografis atau area yang diidentifikasi oleh perusahaan riset media untuk menargetkan dan mengukur audiens media serta efektivitas iklan.
Dofollow Links: Tautan dofollow adalah atribut yang terkait dengan hyperlink HTML yang memberi tahu mesin pencari untuk terus menautkan ke situs, menyebarkan beberapa jus tautan penting situs tersebut. Ini adalah jenis tautan yang sangat ampuh yang berfungsi dengan baik ketika diarahkan ke situs Anda atau ke piramida tautan yang mengarah ke situs Anda. Ketika mesin pencari melihat tautan Dofollow, mereka akan terus menautkan ke situs tersebut, meneruskan sebagian jus tautan SEO yang seharusnya ditawarkan ke halaman tersebut jika tautan tersebut adalah tautan Nofollow.
Domicile: Merujuk pada lokasi tempat suatu organisasi terdaftar secara resmi atau beroperasi. Dalam konteks humas, lokasi tersebut dapat memengaruhi persepsi publik dan media terhadap organisasi tersebut.
Donut: Format paket berita televisi di mana reporter menyajikan pengantar dan kesimpulan sebuah berita, sementara bagian tengah diisi dengan wawancara atau rekaman yang telah direkam sebelumnya.
Downcut: Teknik pengeditan yang melibatkan penghilangan bagian awal dari klip video atau audio, sehingga menghasilkan segmen yang lebih pendek dan lebih ringkas.
Duplicate Content: Di dunia mesin pencari, konten adalah rajanya, tetapi konten duplikat adalah badutnya. Menyalin konten dalam jumlah besar ke situs Anda adalah salah satu hal yang paling dilarang di industri ini. Mesin pencari akan mengetahuinya cepat atau lambat, dan peringkat Anda akan turun. Jika Anda ingin melakukan SEO dengan benar, pastikan semua konten berkualitas tinggi, unik, dan telah diteliti dengan baik.

Penulis: Aditya Wardhana