KAMUS PUBLIC RELATIONS (PR) – E

Beberapa istilah di dunia public relations (PR) perlu untuk dipahami terutama bagi mereka yang akan terjun sebagai praktisi komunikasi atau mereka yang masih kuliah di jurusan PR. SEQARA Communications merangkum beberapa istilah yang berkaitan dengan public relations, advertising, dan media yang berawalan huruf E. Istilah-istilah berikut mungkin ditemui ketika menjalankan praktik-praktik kehumasan.
Earned Media: Pemberitaan media atau publisitas yang diperoleh melalui cara organik dan tidak berbayar, seperti artikel berita positif, mention, ulasan, atau pembagian di media sosial.
Editor: Seorang individu yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengelola konten, gaya, dan kualitas suatu publikasi atau media, mengambil keputusan editorial, dan memastikan kepatuhan terhadap standar jurnalistik.
Editorial Board Meeting: Rapat dewan redaksi adalah pertemuan terjadwal yang dihadiri oleh anggota dewan redaksi suatu publikasi atau media untuk membahas dan mengambil keputusan mengenai hal-hal penting terkait redaksi, seperti kebijakan, arah, dan pemilihan konten (juga dapat melibatkan seorang profesional humas dan kliennya untuk memberikan pengarahan).
Editorial Calendar (Ed Cal): Kalender editorial (Ed Cal) adalah jadwal terperinci yang menguraikan tema, topik, dan konten yang direncanakan untuk sebuah publikasi, situs web, atau media. Kalender ini memandu proses pembuatan konten, membantu menyelaraskan pesan, dan memudahkan dalam mengajukan cerita yang relevan kepada media selama periode tertentu.
Editorial Page Editor: Editor yang bertanggung jawab atas bagian editorial surat kabar atau publikasi, bertugas memilih dan menerbitkan artikel opini, editorial, dan surat pembaca.
Editorial: Sebuah artikel yang ditulis oleh dewan redaksi surat kabar atau seorang editor yang mewakili pendapat dan sikap kolektif penerbitan tersebut terhadap suatu topik atau isu tertentu.
Editor-In-Chief: Editor tertinggi yang bertanggung jawab atas pengawasan konten, arah, dan strategi editorial keseluruhan sebuah majalah.
EDO (End Of Day): Istilah yang digunakan untuk merujuk pada penutupan hari kerja, umumnya digunakan dalam pemantauan atau pelaporan media untuk menunjukkan pembaruan atau liputan terbaru yang dikumpulkan hingga akhir hari.
E-E-A-T: merupakan singkatan dari Experience (Pengalaman), Expertise (Keahlian), Authoritativeness (Otoritas), dan Trustworthiness (Kepercayaan). Ini adalah kerangka kerja yang digunakan oleh mesin pencari seperti Google untuk menilai kualitas konten. “Pengalaman” menyoroti pengetahuan langsung, “Keahlian” memastikan penguasaan materi, ‘Otoritas’ mengonfirmasi kredibilitas, dan “Kepercayaan” menekankan keandalan. Konten dengan E-E-A-T tinggi peringkatnya lebih baik dan membangun kepercayaan audiens.
Eighty-Twenty Rule: Aturan praktis yang digunakan dalam periklanan dan pemasaran yang menyatakan bahwa untuk kategori produk umum, 80% barang yang dijual dikonsumsi oleh 20% konsumen.
Electric Spectacular: Tanda atau papan reklame luar ruangan yang sebagian besar terdiri dari komponen pencahayaan atau listrik.
Electronic Press Kit (EPK)pes: EPKs digunakan di industri musik. Electronic Press Kit (EPK) adalah kumpulan aset digital yang dapat diunduh, berisi informasi dasar tentang Anda atau band Anda. Biasanya, EPK mencakup gambar beresolusi tinggi, video, klip musik, dan sumber daya lainnya. Alat ini memungkinkan Anda untuk meninggalkan kesan yang tahan lama pada label rekaman, agen, promotor, tempat konser, dan jurnalis.
Embargo: Embargo adalah permintaan kepada jurnalis untuk menahan pemberitaan hingga tanggal dan waktu tertentu agar pemberitaan dapat dirilis secara bersamaan; ini bukan perintah hukum dan hanya berlaku jika jurnalis setuju. Embargo yang solid mencantumkan waktu pelepasan yang tepat beserta zona waktu, mencakup persetujuan tertulis, dan menyediakan materi lengkap lebih awal agar jurnalis dapat memverifikasi fakta dan mempersiapkan diri.
Employer Brand: Persepsi perusahaan sebagai tempat kerja, dibentuk oleh nilai-nilai, budaya, dan pengalaman karyawannya. Hal ini menyampaikan proposisi nilai unik yang ditawarkan kepada karyawan saat ini dan calon karyawan, yang memengaruhi minat dan keterlibatan mereka. Merek perusahaan yang kuat berfungsi sebagai keunggulan kompetitif, membantu menarik dan mempertahankan talenta sekaligus mendorong kesuksesan jangka panjang di industri.
Employee Relations: Ini umumnya merupakan representasi manajemen organisasi untuk menginformasikan atau memotivasi karyawan melalui pelatihan, program penghargaan, imbalan, komunikasi internal, atau acara lainnya.
Endmark: Simbol tipografi atau tanda baca yang digunakan di akhir artikel, paragraf, atau kalimat, seringkali menunjukkan instruksi khusus kepada tukang cetak atau editor.
End-User: Konsumen yang benar-benar menggunakan produk yang diproduksi dan dijual, terlepas dari apakah mereka adalah orang yang membeli produk tersebut.
Engagement: Pengukuran sifat dan tingkat keterlibatan audiens melalui percakapan dua arah, berbagi informasi, dan interaksi lainnya seperti keanggotaan langganan.
Engagement Rate: Metrik yang mengukur tingkat interaksi audiens, seperti likes, komentar, dan shares, pada postingan media sosial seorang influencer, yang menunjukkan tingkat keterlibatan audiens dengan konten tersebut.
Envelope Stuffer: Iklan yang disertakan dalam surat lain, seperti tagihan atau permintaan berlangganan.
EPK (Electronic Press Kit): Paket digital yang mencakup materi promosi, siaran pers, gambar, video, dan sumber daya lainnya yang digunakan untuk memberikan informasi tentang seseorang, produk, atau acara kepada media.
Equal Time: Persyaratan Komisi Komunikasi Federal yang menyatakan lembaga penyiaran harus memberikan waktu siaran yang sama kepada setiap kandidat politik.
ESG Principles (E-Environment, S-Social, G-Governance): Kerangka kerja yang digunakan untuk menilai komitmen perusahaan terhadap praktik berkelanjutan. Prinsip-prinsip ini mengevaluasi dampak lingkungan, tanggung jawab sosial, dan standar tata kelola, yang berfungsi sebagai kriteria untuk keputusan investasi dan penyusunan laporan terintegrasi.
Ethical Principles: Seperangkat norma moral dan aturan perilaku yang dianut oleh para profesional hubungan masyarakat. Prinsip-prinsip ini membantu menjaga kepercayaan antara organisasi dan audiensnya.
Exclusive: Sebuah berita atau wawancara yang diberikan kepada suatu media tertentu, memberikan mereka hak eksklusif untuk mempublikasikan atau menyiarkan informasi tersebut sebelum media lain.
Executive Summary: Bagian dari rencana pemasaran yang menetapkan cakupan atau usulan rencana tersebut, dan apa yang ingin dicapai oleh rencana tersebut. Ringkasan eksekutif juga dapat berupa daftar temuan riset utama agar temuan tersebut lebih mudah dipahami.
Expert Source Placement: Penempatan berita yang mencakup wawasan, komentar, atau kutipan dari pakar industri atau individu yang berpengetahuan dalam liputan media.
Exposure: Jumlah konsumen yang telah mendengar atau melihat iklan melalui media apa pun. Ini tidak mengukur apakah konsumen memperhatikan atau tidak.
Evaluation: Proses peninjauan hasil dan keluaran suatu proyek, acara, atau rencana. Proses ini memungkinkan perencanaan, perbaikan, dan pengakuan atas hal-hal yang berjalan dengan baik di masa mendatang. Evaluasi adalah pengukuran keberhasilan suatu proyek, acara, atau rencana.
Event Management: Penerapan metode dan praktik manajemen yang digunakan dalam manajemen proyek untuk pembuatan, pengembangan, dan pelaksanaan acara yang diadakan oleh perusahaan atau korporasi.
Expert Poll: Jenis jajak pendapat khusus yang digunakan ketika diperlukan untuk mengetahui pendapat sekelompok spesialis tertentu tentang suatu isu tertentu.
Eye Tracking: Metode penelitian yang melacak pergerakan mata konsumen untuk menentukan bagian iklan mana yang menarik perhatian mereka atau melihatnya.
Penulis: Aditya Wardhana

[…] Kamus Public Relations (PR) – E […]
[…] Kamus Public Relations (PR) – E […]