KAMUS PUBLIC RELATIONS (PR) – P

Di artikel kali ini, kami kembali melanjutkan pengumpulan istilah-istilah yang terkait di bidang PR, advertising, dan media. SEQARA Communications berharap bisa terus menemukan istilah terbaru yang berawalan huruf P sehingga menambah banyak khazanah bagi praktisi PR dan mereka yang akan terjun di bidang kehumasan.
Page Rank: Metrik untuk kemungkinan situs web ditemukan oleh pencari informasi yang relevan.
Page Title: Judul halaman HTML adalah detail deskriptif judul situs yang terdapat di dalam tag judul halaman. Informasi ini ditampilkan oleh mesin pencari dan digunakan untuk menentukan peringkat situs di SERP (Search Engine Results Page). Tag judul halaman yang baik harus deskriptif tetapi tidak berlebihan dan harus mencapai tujuannya dalam sekitar 70 karakter (batas maksimal untuk sebagian besar SERP) dengan menggunakan kata kunci utama.
Page Views: Metrik yang menganalisis berapa kali halaman web dilihat.
Pagination: Penataan dan pengorganisasian konten dalam sebuah majalah, termasuk penomoran halaman, pemisahan bagian, dan tata letak keseluruhan.
Paid Media/Paid Placements: Media berbayar bukan hanya tentang papan reklame mewah atau iklan TV. Sebaliknya, ini mengacu pada iklan media sosial, konten bersponsor, iklan mesin pencari, dan pemasaran e-mail. Intinya, ini tentang membayar untuk menjangkau audiens.
Panel Survey: Suatu jenis survei yang melibatkan individu atau objek yang sama yang diamati atau diukur dari waktu ke waktu; suatu jenis survei yang melibatkan sekelompok individu yang sengaja direkrut oleh suatu firma riset karena karakteristik demografis khusus mereka, dengan tujuan khusus untuk diwawancarai lebih dari satu kali selama suatu periode waktu untuk berbagai klien mengenai berbagai topik atau subjek yang berbeda.
Parameter: Dalam pengambilan sampel, karakteristik populasi yang menarik perhatian.
Performance: Tindakan melaksanakan, mengerjakan, mengeksekusi, atau menerapkan; suatu perbuatan, tugas, tindakan, atau kegiatan sebagai satu kesatuan dari suatu program kinerja.
Performance Indicator: Tanda atau parameter yang, jika dilacak dari waktu ke waktu, memberikan informasi tentang hasil berkelanjutan dari program kinerja atau kampanye tertentu; hasil yang diukur selama kampanye hubungan masyarakat yang berfungsi sebagai variabel dependen.
Performance Measure: Angka yang menunjukkan tingkat pasti tercapainya suatu hasil; misalnya dalam suatu kampanye penelitian, suatu hasil tertentu berfungsi sebagai variabel dependen.
Performance Target: Komitmen yang terukur dan terikat waktu untuk mencapai hasil yang diinginkan; tujuan yang terukur.
PERHUMAS: singkatan dari Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia, yaitu sebuah organisasi profesi yang menghimpun para praktisi humas dan komunikasi di Indonesia. Didirikan pada 15 Desember 1972, PERHUMAS bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, pengetahuan, dan pertukaran pengalaman di bidang kehumasan.
Personal Branding: adalah praktik memasarkan orang dan karier mereka sebagai merek. Ini terdiri dari merumuskan pernyataan yang sederhana dan jelas tentang siapa Anda dan melakukannya secara konsisten sehingga audiens atau jaringan Anda dapat mengenali Anda di tengah keramaian.
Personal Selling: Penjualan yang dilakukan melalui komunikasi tatap muka, surat-menyurat pribadi, percakapan telepon, dan lain sebagainya. Ini adalah penjualan langsung dan bukan bentuk telemarketing.
Personalize: Saat mengirimkan iklan melalui surat langsung, personalisasi dilakukan dengan menambahkan nama penerima atau informasi pribadi lainnya ke materi pemasaran.
PESO Model: Pada tahun 2014, Gini Dietrich dari Spin Sucks menjelaskan hubungan antara berbagai bentuk media yang digunakan dalam public relations dan menamakannya model PESO. Ini adalah strategi model media yang mewakili Paid, Earned, Shared, dan Owned media. PESO model ini sangat membantu dalam membangun strategi komunikasi yang kuat.
PEST-Analysis: Suatu alat penelitian dan perencanaan yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menilai dampak empat faktor lingkungan terhadap perusahaan, organisasi, atau merek: politik, ekonomi, sosial, dan teknologi.
Pitch: Sebuah pitch adalah pesan singkat dan personal yang ditujukan kepada media untuk menyoroti nilai dari cerita Anda serta menjelaskan mengapa hal tersebut relevan bagi mereka atau audiens mereka. Yang membuat sebuah pitch berhasil adalah kemampuannya untuk dipersonalisasi sedalam mungkin, sambil tetap menjaga panjangnya di bawah 400 kata.
Pitching: Presentasi singkat tentang suatu ide, proyek, atau produk, yang menekankan pentingnya hal tersebut untuk menarik minat calon mitra, investor, pelanggan, atau jurnalis dan menarik perhatian mereka.
Podcast: Sebuah program audio yang dapat diunduh atau diputar secara daring, biasanya terdiri dari episode yang membahas berbagai topik serta menampilkan diskusi, wawancara, penceritaan, atau konten edukatif.
Point of Contact: Momen interaksi antara perusahaan, organisasi, atau merek dengan klien. Momen tersebut dapat berupa iklan, kemasan, komunikasi dengan karyawan, kartu nama, spanduk, media sosial, dan lain sebagainya.
Poll: Suatu bentuk penelitian survei yang lebih berfokus pada perilaku langsung daripada sikap; metode survei yang sangat singkat yang kuesionernya hanya menanyakan pertanyaan yang sangat pendek dan tertutup; lihat juga: survei mendalam, metodologi survei.
Positioning: Suatu proses di mana suatu merek diidentifikasi oleh audiens target; suatu metrik yang mengkaji di mana para pemangku kepentingan berada pada isu-isu utama; suatu faktor analisis tren yang mengukur bagaimana suatu klien atau produk atau topik diposisikan di media (misalnya, pemimpin, pengikut).
PPC: Iklan pay-per-click (PPC), bentuk iklan mesin pencari berbayar yang digunakan pemasar untuk menyampaikan pesan mereka kepada khalayak luas dalam skala besar dengan sangat cepat. Iklan PPC muncul di sisi kanan SERP dan sekarang juga diterapkan di Facebook, video YouTube, dan baru-baru ini di situs seperti X (dulu: Twitter).
PPV: Iklan pay per view (PPV), jenis periklanan yang digunakan oleh pemasar untuk mendistribusikan iklan kepada basis pengguna yang telah secara tegas menyetujui untuk menerima iklan tersebut. Contohnya adalah unduhan perangkat lunak gratis atau layanan daring seperti Pandora yang menggunakan iklan PPV untuk menampilkan iklan secara berkala sambil menyediakan layanan gratis.
PR: Singkatan yang umum digunakan untuk “public relations” atau hubungan masyarakat, yang mencakup pengelolaan hubungan dan komunikasi antara organisasi atau individu dan publik atau media.
PR Agency: sebuah organisasi independen yang memberikan nasihat tentang hubungan masyarakat perusahaan, mengembangkan dan menerapkan program untuk mengelola publisitas, citra, dan urusan perusahaan dengan konsumen dan publik terkait lainnya, sebagai contoh SEQARA Communications.
PR Audit: Sebuah studi penelitian berskala luas dan berstruktur longgar yang mengeksplorasi hubungan masyarakat dan komunikasi perusahaan, baik internal maupun eksternal. Temuan dari penelitian tersebut membantu menunjukkan area permasalahan dalam kebijakan komunikasi perusahaan dan memperbaikinya untuk meningkatkan efektivitas aktivitasnya.
PR Budget: Anggaran PR adalah rencana pengeluaran yang mendanai kegiatan publikasi dalam periode tertentu, selaras dengan tujuan dan hasil yang terukur. Yang tercakup di dalamnya adalah biaya untuk strategi dan perencanaan, hubungan media, pembuatan konten, persiapan juru bicara, acara atau aktivasi, pemantauan dan pelaporan. Selain ada biaya produksi seperti fotografi, desain, video, distribusi siaran pers, perjalanan, dan langganan. Agensi PR biasa menyisihkan 0–20% untuk keadaan darurat dan peluang mendadak seperti newsjacking atau penempatan artikel dadakan.
PR Return on Investment: Dampak program hubungan masyarakat terhadap hasil bisnis; variabel hasil (dependen) yang menunjukkan dampak kampanye hubungan masyarakat atau investasi program terhadap KPI program bisnis seperti prospek penjualan, retensi pelanggan, pelanggan baru, dan sebagainya; indikator kausal dampak hubungan masyarakat terhadap KPI bisnis.
PR Strategy Card: Sebuah alat yang dibentuk sebagai hasil pengembangan strategi, berisi presentasi yang logis dan ringkas. Fungsi Kartu Strategi PR: menghilangkan inkonsistensi tujuan jangka pendek, jangka panjang, dan misi perusahaan, mengubah strategi menjadi rencana aksi.
PR Stunt: Tindakan atau acara yang direncanakan dengan cermat untuk mendapatkan perhatian media dan menciptakan kegemparan seputar sebuah merek. Mereka sering menggunakan taktik yang tidak konvensional untuk meninggalkan kesan yang mendalam pada konsumen.
PR Tactics: adalah tindakan spesifik yang diambil untuk mencapai tujuan komunikasi—seperti menawarkan produk kepada media, menulis siaran pers, menyelenggarakan acara, atau mengelola reputasi online.
Predictive Analytics: Program statistik yang mencoba memprediksi suatu hasil dengan tingkat kesalahan tertentu yang diizinkan.
Press Briefings: Acara terjadwal di mana perwakilan dari suatu organisasi atau pemerintah memberikan informasi, pembaruan, dan menjawab pertanyaan dari jurnalis serta media tentang topik atau perkembangan tertentu.
Press Junket: Sebuah acara yang diselenggarakan oleh perusahaan atau studio film untuk memberikan akses eksklusif kepada jurnalis guna melakukan wawancara atau peliputan terhadap produk, film, atau acara tertentu.
Press Kit: Sebuah kit pers adalah kumpulan sumber daya yang berisi siaran pers, foto, sumber daya yang dapat diunduh, video, wawancara, tautan, dan semua informasi yang mungkin diperlukan oleh seorang jurnalis untuk mengembangkan sebuah cerita atau wawancara. Kit ini didistribusikan kepada media melalui pos atau pada suatu acara.
Press List: Daftar pers membantu humas menyebarkan informasi dengan cara yang sederhana dan efektif. Ini hanyalah daftar penerima media yang relevan berdasarkan minat, geografis, dan sektor, serta harus mencakup alamat email dan akun media sosial.
Press Pool (News Pool/Media Pool): Sebuah pengaturan kerja sama di mana beberapa organisasi berita berkolaborasi dan menggabungkan sumber daya mereka untuk mengumpulkan dan melaporkan peristiwa berita secara kolektif.
Press Release: Sebuah komunikasi tertulis kepada media untuk mengumumkan berita atau pembaruan tentang sebuah organisasi, produk, atau acara.
Press Release Presence / Analysis: Mengukur tingkat penerimaan, nada, dan dampak keseluruhan siaran pers dalam pemberitaan media.
Press Tour: Serangkaian pertemuan, wawancara, atau kunjungan yang direncanakan dan diselenggarakan oleh perusahaan atau humas untuk mempromosikan produk, acara, atau inisiatif kepada media di berbagai lokasi.
Press Clipping: Cuplikan fisik atau digital dari liputan media yang terkait dengan klien untuk periode waktu tertentu. Bentuk laporan seperti ini efektif untuk melacak reaksi media terhadap tema, peristiwa, atau siaran pers.
Press Conference: Sebuah pertemuan resmi yang diselenggarakan oleh suatu organisasi untuk membuat pengumuman atau memberikan pernyataan kepada media, yang sering melibatkan panel juru bicara serta sesi tanya jawab dengan anggota media.
Press Coverage: Perhatian dan pelaporan media yang diterima oleh sebuah perusahaan, individu, atau acara, biasanya melalui artikel berita, wawancara, atau fitur.
Prime Time: Suatu periode dalam dunia penyiaran dengan jumlah penonton atau pendengar terbanyak, dan di mana sebuah stasiun mengenakan biaya paling tinggi untuk waktu siaran.
Proactive PR/ Reactive PR: Editorial yang muncul dengan mengambil inisiatif untuk mengembangkan dan menerapkan rencana PR guna mencapai hasil yang terukur terhadap tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Probability Sample: Sampel yang diambil secara acak dari suatu populasi sedemikian rupa sehingga semua responden atau objek yang mungkin memiliki peluang yang sama untuk dipilih untuk observasi atau pengukuran.
Probe Question: Pertanyaan yang digunakan dalam kuesioner survei atau jadwal kelompok fokus atau mendalam yang mengharuskan peserta menjelaskan respons sebelumnya, sering kali dalam bentuk “mengapa menurut Anda demikian?” atau “bisakah Anda lebih spesifik?”
Producer: Seseorang yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengelola proses produksi program televisi, termasuk perencanaan, penganggaran, koordinasi, serta pengawasan aspek kreatif dan teknis dalam mewujudkan sebuah acara.
Product (Communication Product): Hasil akhir dari produk atau proses komunikasi yang menghasilkan produksi dan penyebaran brosur, rilis media, rilis berita video, situs web, pidato, dan sebagainya; keluaran atau keluaran.
Product Differentiation: Pengembangan atribut produk yang unik untuk membedakan produk dari produk pesaing dan untuk memengaruhi permintaan.
Product Drops: Peluncuran strategis produk baru atau item edisi terbatas untuk membangkitkan kegembiraan dan antisipasi di kalangan konsumen.
Product Life Cycle: Sebuah teori pemasaran di mana suatu produk atau merek melewati serangkaian tahapan selama masa hidupnya, termasuk: pengenalan, pertumbuhan, kematangan, dan penurunan. Selama pertumbuhan dan kematangan, penjualan berada pada titik tertinggi. Selama penurunan, terjadi penurunan penjualan, dan akhirnya permintaan produk tidak cukup tinggi untuk menopangnya lagi. Selama pengenalan dan pertumbuhan, produk atau merek mengalami hambatan terbesar dengan perusahaan yang sudah mapan, skala ekonomi, dan hambatan masuk. Setelah menjadi perusahaan yang matang di industri tersebut, mereka kemudian dapat merasakan manfaat menjadi perusahaan yang sudah mapan dengan skala ekonomi mereka sendiri.
Product Management: Penugasan produk atau merek tertentu untuk dikelola oleh seorang manajer di dalam agensi atau perusahaan.
Product Placement: Suatu bentuk periklanan dan promosi di mana produk ditempatkan sebagai properti dalam acara TV dan/atau film untuk mendapatkan eksposur.
Product Plugs: Promosi di mana individu atau influencer merekomendasikan atau mendukung produk atau layanan tertentu kepada audiens mereka.
Product Positioning: Persepsi konsumen terhadap suatu produk atau layanan dibandingkan dengan merek pesaing.
Product-Related Segmentation: Metode untuk mengidentifikasi konsumen berdasarkan konsumsi atau jumlah penggunaan produk, biasanya dikategorikan secara psikografis atau demografis.
Production Element: Audio, video, atau efek visual yang direkam sebelumnya dan digunakan dalam produksi berita untuk meningkatkan keseluruhan presentasi serta menarik perhatian audiens.
Professional Advertising: Iklan yang ditujukan kepada para profesional, seperti dokter, dokter gigi, dan lain-lain, yang berada dalam posisi untuk mempromosikan produk atau merek kepada pasien dan pelanggan.
Program (Campaign): Perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi rencana tindakan hubungan masyarakat yang ditujukan untuk memecahkan masalah atau memanfaatkan peluang.
Promo: Sebuah iklan singkat atau pratinjau yang mempromosikan berita, program, atau acara yang akan datang.
Promotion: Aktivitas yang dirancang untuk mendapatkan publisitas atau perhatian, terutama dengan mengadakan acara khusus untuk menghasilkan liputan media. Kegiatan promosi bertujuan untuk menciptakan dan merangsang minat terhadap seseorang, produk, organisasi, atau tujuan tertentu.
Promotional Mix: Penggunaan beberapa jenis komunikasi yang berbeda untuk mendukung tujuan pemasaran, yang meliputi penjualan pribadi, publisitas, penjualan, dan periklanan.
Promotional Product: Produk yang dicetak atau memuat logo atau pesan promosi, yang mempromosikan merek dan perusahaan.
Propaganda: Pesan-pesan yang dirancang secara khusus untuk membentuk persepsi atau memotivasi tindakan sesuai keinginan suatu organisasi. Perangkat propaganda: Generalisasi berkilau (pernyataan luas), Pencemaran nama baik (menjelekkan lawan), Transfer (rasa bersalah karena asosiasi), Ikut-ikutan (semua orang melakukannya), Orang biasa (anti-elitisme), Testimoni (mengutip selebriti, tokoh otoritas, atau “orang biasa” untuk mendukung suatu tujuan), Penumpukan kartu (argumen sepihak).
Proportion: Statistik deskriptif berdasarkan data kategoris; didefinisikan sebagai persentase yang dijadikan bagian dari satu (1,0); contoh: 10 laki-laki dari 100 orang merupakan 10 perseratus dari sampel.
Proposal: Mirip dengan presentasi penawaran, proposal adalah permintaan formal untuk menyediakan layanan atau produk dari satu bisnis kepada klien atau bisnis lain. Proposal juga dapat dilihat sebagai sebuah rencana.
PSA (Public Service Announcement): Sebuah pesan atau iklan yang bertujuan untuk mempromosikan kepentingan publik, kesejahteraan, atau isu sosial, yang sering kali disediakan secara gratis oleh media sebagai pelayanan kepada masyarakat.
Public: Sekelompok orang yang memiliki konsekuensi terhadap suatu organisasi atau terpengaruh oleh konsekuensi keputusan organisasi; sekelompok orang yang dipilih oleh kampanye atau program hubungan masyarakat dalam upaya memengaruhinya mengenai suatu perusahaan, produk, isu, atau individu. Publik berbeda dari “audiens.” Audiens adalah sekelompok pendengar (atau penonton) yang mungkin menerima sebuah pesan tetapi tidak memiliki keterhubungan satu sama lain.
Public Affairs: Bidang khusus hubungan masyarakat yang membangun dan memelihara hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara pemerintah dan komunitas lokal. Juga berlaku untuk praktik hubungan masyarakat oleh militer dan lembaga pemerintah karena Amandemen Gillett tahun 1913.
Public Image: Citra atau kesan yang sengaja dibentuk tentang seseorang, perusahaan, atau merek, yang masuk ke dalam kesadaran audiens dan memainkan peran kunci dalam pembentukan modal merek dan persepsinya oleh kelompok sasaran.
Public Information: Informasi yang terbuka untuk atau dimiliki oleh publik. Dalam lembaga pemerintah, organisasi nirlaba, atau perguruan tinggi dan universitas, tugas menyebarkan informasi dari organisasi kepada publik. Proses ini biasanya dilakukan melalui media massa atau media sosial.
Public Opinion: Pendapat sebagian besar masyarakat tentang suatu masalah aktual yang kontroversial. Opini dapat diungkapkan secara eksplisit atau terselubung, secara verbal atau non-verbal, dan terbentuk dalam konteks sosial atau sosio-politik tertentu.
Public Opinion Poll: Jenis survei yang mengumpulkan opini dasar yang dimiliki oleh atau fakta tentang populasi atau sampel tertentu; juga dikenal sebagai survei deskriptif.
Public Relations Agency/Firm/Company: Sebuah agensi hubungan masyarakat adalah firma profesional yang mengkhususkan diri dalam mengelola dan meningkatkan citra serta reputasi publik individu, organisasi, atau merek melalui komunikasi strategis dan hubungan media seperti SEQARA Communications.
Public Relations Effectiveness: Derajat sejauh mana hasil dari suatu program hubungan masyarakat sejalan dengan tujuan keseluruhan program tersebut sebagaimana dinilai oleh suatu ukuran kausalitas.
Public Responsibility: Kewajiban untuk berkomunikasi dan bertindak demi kepentingan publik.
Public Sector PR: Istilah ini merujuk pada strategi hubungan masyarakat yang digunakan untuk mengkomunikasikan layanan pemerintah, perubahan kebijakan, dan inisiatif sipil. Ini mencakup pembaruan informasi komunitas, kampanye transparansi, pesan keselamatan publik, dan pengelolaan komunikasi selama keadaan darurat. Pengguna tipikal meliputi lembaga pemerintah, kementerian, kotamadya, dan program publik.
Public Speaking: Seni berbicara di depan umum untuk menyampaikan ide, informasi, atau pesan secara efektif, jelas, meyakinkan, dan menginspirasi kepada audiens.
Publicist: Seorang profesional yang bertanggung jawab mengelola citra publik dan reputasi individu, organisasi, atau merek melalui komunikasi strategis, hubungan media, dan upaya publisitas.
Publicity: Tindakan menghasilkan liputan media, perhatian, atau kesadaran untuk seseorang, jenama, atau organisasi melalui komunikasi strategik dan aktiviti hubungan media.
Publicity Stunts: Direncanakan dan menarik perhatian melalui acara atau aktivitas yang bertujuan untuk menghasilkan liputan media dan minat publik terhadap sebuah merek, individu, atau tujuan tertentu.
Publisher: Orang atau entitas yang bertanggung jawab untuk mengawasi keseluruhan operasi, strategi bisnis, dan aspek keuangan dari suatu media atau publikasi.
Pull Quote: Sebuah kutipan atau petikan yang disorot dari sebuah artikel, diperbesar dan diberi penekanan visual untuk menarik perhatian.
Pupilometrics: Suatu metode penelitian periklanan di mana sebuah studi dilakukan mengenai hubungan antara pelebaran pupil mata penonton dan tingkat minat terhadap rangsangan visual.
Purpose Washing: Mengacu pada upaya menampilkan brand Anda seolah-olah beroperasi sesuai dengan tujuan yang lebih besar, padahal kenyataannya hanya beroperasi untuk melayani kepentingan sendiri.
Purposive Sample: Sampel non-probabilitas di mana individu dipilih secara sengaja untuk disertakan berdasarkan pengetahuan khusus, posisi, karakteristik, atau dimensi relevan dari populasi.
Push Poll: Sebuah teknik survei tidak etis di mana pewawancara memulai dengan pertanyaan penyelidikan—Push Poll—seolah-olah panggilan telepon tersebut adalah survei umum untuk mendapatkan kredibilitas, tetapi kemudian mengajukan pertanyaan kepada responden yang menyiratkan perilaku atau hasil yang meragukan dari seseorang atau produk; digunakan oleh kampanye politik dan isu.
PWI: Persatuan Wartawan Indonesia adalah organisasi profesi wartawan pertama di Indonesia yang didirikan pada 9 Februari 1946 di Surakarta. PWI berperan dalam menjaga kehidupan pers yang merdeka, profesional, dan bermartabat, serta memberdayakan wartawan.tau umpan balik karyawan terhadap isu atau inisiatif tertentu.
- Kamus Public Relations (PR) – A
- Kamus Public Relations (PR) – B
- Kamus Public Relations (PR) – C
- Kamus Public Relations (PR) – D
- Kamus Public Relations (PR) – E
- Kamus Public Relations (PR) – F
- Kamus Public Relations (PR) – G
- Kamus Public Relations (PR) – H
- Kamus Public Relations (PR) – I
- Kamus Public Relations (PR) – J
- Kamus Public Relations (PR) – K
- Kamus Public Relations (PR) – L
- Kamus Public Relations (PR) – M
- Kamus Public Relations (PR) – N
- Kamus Public Relations (PR) – O
[…] Public Relations (PR) – […]
[…] Kamus Public Relations (PR) – P […]