KAMUS PUBLIC RELATIONS (PR) – T

Beberapa istilah yang berwalan huruf T dan terkait dengan bidang PR, advertising, dan media telah kami rangkum di sini. Temuan istilah ini tidak sebanyak jika dibandingkan dengan istilah sebelumnya yang berawalan huruf S. SEQARA Communications terus berupaya menemukan istilah-istilah baru lagi semoga berguna bagi Anda.
Tactics: Serangkaian tindakan spesifik dan langkah jangka pendek yang perlu diambil untuk mencapai tujuan strategis. Dalam satu strategi, dapat terdapat beberapa taktik.
Tag: Pernyataan penutup singkat yang disampaikan oleh pembawa berita atau reporter di akhir suatu laporan berita.
Target Audience: Orang-orang yang menjadi sasaran komunikasi; audiens yang sangat spesifik yang dibedakan dari “audiens” berdasarkan beberapa karakteristik atau atribut yang dapat diukur (misalnya, guru olahraga).
Targeted Gross Rating Points (TGRP): Gross Rating Points (GRP) yang ditargetkan kepada kelompok atau target audiens tertentu; hasil yang sering digunakan sebagai variabel dependen.
Targeting: Sebuah mekanisme yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan tampilan pesan iklan ke segmen tertentu dari target audiens.
Teaser: Pratinjau singkat atau segmen promosi yang digunakan untuk membangkitkan minat dan antisipasi terhadap berita atau segmen mendatang.
Teleprompter: Perangkat yang menampilkan naskah atau teks prompter di layar di depan kamera, memungkinkan pembawa berita membaca teks sambil tetap menjaga kontak mata dengan penonton.
Tendency: Perkembangan yang relatif stabil ke arah tertentu. Sebuah proses yang mengandung serangkaian tren dan yang tidak dapat kita pengaruhi secara langsung.
Testimonial: Ulasan atau rekomendasi dari konsumen tentang perusahaan, produk, atau layanannya. Digunakan untuk meningkatkan kepercayaan dan memengaruhi keputusan calon konsumen.
Themes: Unit analisis laten yang digunakan dalam analisis konten yang mengukur tema atau tesis yang mendasarinya (misalnya, seksualitas, kekerasan, kredibilitas).
Thought Leadership: Kepemimpinan pemikiran adalah penempatan strategis individu atau organisasi sebagai ahli atau otoritas yang diakui dalam bidang atau industri tertentu. Status ini sering dicapai melalui liputan media yang menampilkan wawasan, perspektif, dan keahlian mereka. Dengan membagikan pengetahuan yang berharga, para pemimpin pemikiran membangun kredibilitas, pengaruh, dan kepercayaan, menjadikan diri mereka sebagai sumber utama bagi audiens mereka.
Throughputs: Kegiatan pengembangan, kreatif, dan produksi (penulisan, penyuntingan, desain kreatif, pencetakan, fabrikasi, dan sebagainya) sebagai bagian dari tahap proses produksi produk komunikasi.
Tier Publications: Merujuk pada klasifikasi media berdasarkan jangkauan, dampak, dan audiensnya.
Tight On: Sebuah pengambilan gambar yang berfokus dekat pada subjek atau detail tertentu, biasanya mengabaikan konteks di sekitarnya.
Time Code: Sebuah sistem kode numerik yang disematkan dalam rekaman video atau audio yang menunjukkan waktu atau durasi tepat dari momen atau peristiwa tertentu.
Time on Site: Metrik yang menghitung jumlah waktu yang dihabiskan seseorang di situs atau platform media sosial tertentu.
Time/space Measures: Unit analisis nyata yang digunakan dalam analisis konten yang terdiri dari unit-unit yang dapat diukur secara fisik (misalnya, inci kolom, ukuran foto, waktu siaran untuk suatu cerita).
Titling: Proses penambahan judul dan sumber daya ekspresif ke dalam materi jurnalistik. Ini termasuk poin-poin penting, judul utama, kutipan teks yang disorot, epigraf, dan lain-lain.
TL;DR: berarti Too Long; Didn’t Read (terlalu panjang; tidak dibaca). Ini adalah ringkasan singkat yang ditempatkan di bagian atas blog, artikel, email, atau memo untuk langsung memberikan jawabannya. Pembaca mendapatkan inti informasi dalam beberapa detik, lalu memutuskan apakah akan melanjutkan membaca. TLDR membantu tim yang sibuk memindai dengan cepat, meningkatkan aksesibilitas, dan memberi mesin pencari serta AI pernyataan yang jelas untuk dikutip.
Tone: Faktor analisis tren dan konten laten yang mengukur bagaimana perasaan audiens target terhadap klien atau produk atau topik; biasanya didefinisikan sebagai positif, netral/seimbang, atau negatif; sering digunakan sebagai hasil dan variabel dependen.
Tone of Voice: Cara Anda mengomunikasikan nilai merek kepada orang lain, yang mencakup pilihan bahasa, frekuensi, dan kosakata. Pilihan-pilihan ini bergantung pada saluran, audiens, dan konteks komunikasi.
Top Journalists/Influencers: Mengidentifikasi jurnalis dan influencer yang paling sering menyebutkan merek klien.
Top Media Outlets and Sources: Mengidentifikasi outlet media tertentu (cetak, digital, siaran) yang paling sering menyebutkan merek klien.
Topic/Keyword Analysis: Melacak frekuensi dan konteks di mana kata kunci, topik, atau tema spesifik yang terkait dengan klien muncul dalam liputan media.
Trend Analysis (Volume Over Time): Memeriksa bagaimana penyebutan media berfluktuasi dari waktu ke waktu untuk mendeteksi pola dan anomali.
Track: Mengikuti atau memantau kemajuan atau perkembangan suatu berita, peristiwa, atau isu.
Tracking: Tindakan menyesuaikan posisi, fokus, atau pembingkaian kamera secara halus dan berkesinambungan untuk menjaga subjek yang bergerak tetap berada dalam bingkai selama perekaman.
Traction: Kemajuan, perhatian, atau momentum yang diperoleh oleh sebuah merek, kampanye, atau inisiatif, yang sering diukur melalui indikator seperti liputan media, keterlibatan media sosial, atau respons publik.
Trade Publication: Sebuah publikasi atau majalah yang berfokus pada industri, profesi, atau perdagangan tertentu, yang menyediakan berita, wawasan, dan informasi yang relevan bagi para profesional di bidang tersebut.
Traditional Media: Media tradisional merujuk pada saluran lama yang menyebarkan berita dan iklan melalui penjaga gerbang yang telah mapan, termasuk surat kabar, majalah, televisi siaran, radio, serta media luar ruang seperti papan reklame dan transportasi umum. Saluran-saluran ini beroperasi dengan jadwal dan format tetap, mengikuti standar editorial, dan diukur menggunakan metrik terverifikasi seperti sirkulasi, peringkat Nielsen, AQH, GRP, dan jangkauan terverifikasi. Dalam konteks PR, media tradisional berarti mengajukan cerita kepada editor, produser, dan meja penugasan dengan sudut pandang yang jelas, narasumber yang kredibel, serta aset yang dapat digunakan seperti foto, cuplikan video (B-roll), dan kutipan.
Transparency: Memungkinkan publik dan pemangku kepentingan eksternal untuk melihat ke dalam organisasi, sehingga orang lain dapat mengetahui bagaimana organisasi tersebut membuat keputusan.
Transformation: Konversi format atau struktur data yang diperlukan untuk digunakan oleh basis data tujuan.
Trend: Fenomena sementara yang mendapatkan popularitas atau pengaruh dalam periode waktu tertentu.
Trendsetter: Orang yang menciptakan tren, lebih dulu daripada yang lain, menyadari dan menyebarkan inovasi, memengaruhi selera dan preferensi khalayak luas.
Trend Analysis: Pelacakan kinerja selama kampanye atau program PR; metode survei yang dengannya suatu topik atau subjek diperiksa selama periode waktu tertentu melalui survei berulang terhadap sampel yang dipilih secara independen (survei snapshot atau cross-sectional).
Trend Watching: Kemampuan untuk melacak dan menganalisis tren, topik, diskusi, dan dorongan informasi terkini di bidang bisnis, teknologi, budaya, dan bidang lainnya.
Turn Around: Secara harfiah, artinya “membalikkan” perusahaan. Ini adalah perombakan total perusahaan.
Turnaround time (TAT): Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu tugas atau memberikan layanan; Dalam komunikasi, waktu penyelesaian (turnaround time/TAT) mengacu pada seberapa cepat siaran pers dapat ditulis, disetujui, atau didistribusikan.
Tweet: Postingan berbasis teks 140 karakter yang digunakan untuk berkomunikasi di media sosial X (dulu: Twitter).
Type of Article: Kategori item dalam analisis media, seperti “ulasan produk”, “artikel yang diliput”, “editorial”, “advertorial”, “cerita utama”; faktor analisis tren yang mengukur sifat liputan klien atau produk atau topik (misalnya, inci kolom, waktu siaran); sering digunakan sebagai variabel dependen.
Twitter: Situs web mikroblog tempat pesan 140 karakter dikirimkan kepada mereka yang memilih untuk mengikuti seseorang atau organisasi, sekarang bernama X.
Two-Shot: Sebuah bidikan kamera yang menampilkan dua orang atau subjek dalam satu bingkai, sering digunakan untuk wawancara atau diskusi.
- Kamus Public Relations (PR) – A
- Kamus Public Relations (PR) – B
- Kamus Public Relations (PR) – C
- Kamus Public Relations (PR) – D
- Kamus Public Relations (PR) – E
- Kamus Public Relations (PR) – F
- Kamus Public Relations (PR) – G
- Kamus Public Relations (PR) – H
- Kamus Public Relations (PR) – I
- Kamus Public Relations (PR) – J
- Kamus Public Relations (PR) – K
- Kamus Public Relations (PR) – L
- Kamus Public Relations (PR) – M
- Kamus Public Relations (PR) – N
- Kamus Public Relations (PR) – O
- Kamus Public Relations (PR) – P
- Kamus Public Relations (PR) – Q
- Kamus Public Relations (PR) – R
- Kamus Public Relations (PR) – S

Penulis: Aditya Wardhana